Dulu kukira kepergianmu akan meninggalkan gema, tapi rupanya hanya debu yang kau tinggalkan di sela meja. Kau pergi tanpa pamit, tanpa maaf yang kaunyatakan, lalu kembali dengan status panjang tentang keikhlasan. Sempat kucari kejelasan di ruang nyata, di mana sisa pekerjaanmu sempat menjadi tanda tanya. Ruang yang dulu kau tinggalkan berantakan, aku yang membereskannya tanpa banyak keluhan. Sejak dulu aku tidak pernah mengetuk pintumu kembali, pun tidak akan mengusik ketenangan barumu kini. Silakan berlari mengejar ritme yang kau mau, Biarkan saja kini alam semesta yang bekerja, menimbang setiap ketulusan dan tanggung jawab yang ada. Sebab dunia ini selalu punya caranya sendiri, untuk mengembalikan apa yang pernah kita beri.
Dear blog... Alhamdulillah malam ini aku sangat bahagia, tangki cintaku penuh sehingga aku rasanya tidak bisa tidur. Peran-peran yang kujalani walaupun membuat aku sempoyongan, ngantuk, nyaris jatuh sakit, tapi membuat ku bahagia. Malam ini aku ingin menulis untuk mensyukuri segalanya... Semoga Allah menguatkan langkah ku. Melindungi ku dan keluarga. Membuat aku bisa menjaga amanah dan kebaikan di hati. Mendidik anak-anak ku... Menjadi teman yg baik... Selalu... 😘😘😘