Langsung ke konten utama
Sejak kapan kau begini
Hanya memandangi gelas-gelas kosong
Lalu menghitung waktu
dan membiarkannya berlalu begitu saja

Sejak kapan kau menjadi termenung menunggu
Terhenyak dalam diam, melihat matahari tenggelam begitu saja
Kertas-kertas kau biarkan berserakan tanpa terjamah
Buku-buku menangis kesepian
kau membiarkan jarimu membeku

Hanya menanti kabar dari seberang
Yang datangnya entah

Menarilah, lumpuhkan segala lara yang menghadang
Jamahlah buku dengan matamu yang tajam
Menarilah dengan seluruh jemari dan jiwamu
Tuliskanlah kata yang akan terpahat di hati


Komentar

Unknown mengatakan…
Menantinya adalah kerinduan
Kenikmatannya telah dijanji

Sabarlah di senja penantian
Dia akan membikiskanmu cerita indah dari sebrang

Selamat menanti satumu Pelangi
Unknown mengatakan…
Menantinya adalah kerinduan
Kenikmatannya telah dijanji

Sabarlah di senja penantian
Dia akan membikiskanmu cerita indah dari sebrang

Selamat menanti satumu Pelangi