Langsung ke konten utama

Obvious Prose

Aku tahu sayang,
Di hari jadimu ini kau tidak menginginkan kado apapun dariku
Pun puisi romantis,
Selain cinta, kesetiaan, pengertian dan doa yang tulus

Maka aku tak menuliskan Kata romantis,
Hanya sebuah cerminan hati,

Terima kasih sayang, karena telah menjadi suami yang hebat.
Terima kasih karena sudah berusaha bekerja keras untuk masa depan kita.
Terima kasih untuk pengertian dan cinta yang terkadang malah kusalah pahami
Terima kasih karena selalu setia mendengar keluhanku bahkan ketika lelah menyerangmu
Terima kasih karena nasehatmu yang meneduhkan, bahkan ketika kantuk telah menyergapmu
Semoga Allah selalu menjaga hatimu, dan membuat waktu mengkristalkan segalanya.

Bukan lagi prosa romantis
Tapi aku juga akan menjadi istri berusaha mematuhimu, mengerti dirimu sayang. Menjadi Istri solehah yang akan mendampingimu, hingga kau menjadi Imam yang akan mengantarkan keluarga kita sehidup, sesurga (minjam istilah Fahd Pahdepie)

Aamiin.

Makassar, 07/04/2016
Hari ini hari jadimu dan aku tidak di sana, tapi hatiku selalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Palayanan Kesehatan Makassar, Menebar Inspirasi dan Manfaat Bersama Astra

Bagi kami sekeluarga berobat ke dokter dan dirawat inap di rumah sakit adalah pilihan terakhir. Ibu saya pernah mengalami trauma pasca kematian adik saya. Usianya baru tiga bulan saat itu, Amal, nama almarhum demam   tinggi dan sangat rewel, situasi   yang tidak biasa karena biasanya Almarhum adalah bayi yang tidak rewel. Saat itu, Ibu akhirnya memutuskan untuk membawa adik saya ke rumah sakit, setelah dirawat inap tiga hari. Amal meninggal. Saya lupa apa penyebab kematiannya, usia saya saat itu masih tiga tahun, tapi konon saat itu adik saya mengalami mal praktek. Selepas kejadian tersebut, Ibu akhirnya sangat trauma. Bahkan saat saya sakit tipes, hampir satu bulan lamanya saya bedrest di rumah, ibu tidak ingin saya dirawat di rumah sakit.  Mungkin kasus tentang adik saya tersebut hanya satu di antara ratusan kasus yang terjadi, sebagian diketahui oleh publik sebagian lagi hanya menjadi cerita yang tidak tersampaikan. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu fa...

Kamu Tetap Seorang Ibu

 Seorang ibu, tetaplah seorang ibu, seberapa menyeramkan apapun dia. Seorang Ibu, segalak apapun dia, tetaplah seorang Ibu. Ibu, kau tidak akan terganti oleh apapun, seberapa kejamnya orang atau dunia menghinamu, tetaplah tegar. Kuatkanlah dirimu. Semangatlah. Karena sungguh, menjadi ibu sungguh tidak mudah. Menjadi ibu membuatmu hampir melupakan jati dirimu. Kamu hijrah, sepenuhnya dengan status baru. Kamu adalah ibu, ibu yang hebat.

Alasanku Meninggalkanmu Saat Itu...

Dulu pas awal2 nikah, sy juga suka nonton GGS  (Ganteng-ganteng Serigala) 😁, sekitaran tahun 2015, suka nonton sama suami... N ngefans sama si Prilly ini, di situ actingnya lebay, tapi suka sekali... Ternyata memang krn dia sekeren ini, dengan berbagai prestasinya... Di full podcastnya Domani Siblings juga akhirnya tau kenapa dia sesakit itu sama si lawan mainnya waktu. Oia ini link full podcastnya Domani yang ngewawancara Prilly sampai akhirnya Prilly buka-bukaan: https://youtu.be/bj4WVd2I_vM?si=qrmvB3l_7I-kcSUh Dan sempat heran aja, kenapa dia segitu ngak maunya disangkut pautkan dengan si lawan mainnya. Dan sangat ingin membuktikan bahwa dia juga bisa acting dan jadi terkenal karena bakatnya sendiri, atas kerja keras berdiri di atas kaki sendiri, tentunya dengan doa dan dukungan orang-orang terdekatnya... Ternyata oh ternyata, bukan aja tak dianggap tapi sempat di block kariernya... Sedih banget ngak sih... Yah.. Hal yang paling menyakitkan bagi perempuan adalah tidak diangg...