Langsung ke konten utama

Pertengkaran Kita

Pertengkaran adalah cara membuat kita untuk menjadi dewasa.
Sebenarnya bukan pertengkaran, itu adalah proses untuk saling mengenal, bertukar pikiran dan mengungkapkan emosi jiwa.

Setelah bertengkar kita akan tahu pikiran masing-masing karena tak selamanya kita mampu membaca hati yang dalamnya melebihi lautan, juga menerka pikiran yang tingginya bahkan melewati langit.

Mungkin solusi yang akhirnya hadir dan jawaban yang terungkap tak selalu sesuai dengan keinginan. Namun, di sana akan ada kelegaan yang membawa cahaya yang menuntun menuju langkah selanjutnya.

Karena pertengkaran adalah salah satu bahasa cinta jika kita dapat memegang kendali, tidak melampiaskan emosi yang berlebih. Juga mengalah saat salah satu telah menggenggam bara. Jangan sesekali membiarkan pertengkaran usai tanpa perdamaian juga cinta yang semakin merekah.

Yah, setelahnya aku paham begitu banyak pengorbanan yang telah kau lakukan untuku dan perempuan selalu memiliki tuntutan yang lebih. Dan pertengkaran membuat cinta kita semakin gurih.

Mungkin akan ada seribu pertengkaran lagi, karena berjuta perbedaan di antara kita, namun bukankah ada milyaran cinta yang mampu melerainya. 😂

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seminggu Selepas Purnama

Seminggu selepas purnama, Maaf aku tak datang Seminggu selepas purnama Ada yang mencipta berbagai guratan yang menyeretku, terpaku Aku terjebak dalam labirin wajah rembulan dan menghilang Dan kita hanya bisa berjanji Tentang pertemuan, seminggu selepas purnama Karena takdir mampu menyapu dan mengubah segala Seperti awan yang tiba-tiba menutupi bulan Seminggu selepas purnama Kudengar ada adik kecil berjiwa bidadari pergi, Menuju rumah abadinya Kau boleh bersedih Aku bahkan tidak mampu mengucap satu kata pun Aku berdoa dalam diam Dan benar katamu Ia tidak mati, tapi ia sedang memulai hari kehidupan yang baru Di tempat yang berbeda Namun yakinlah, kita akan bertemu pada minggu-minggu berikutnya selepas purnama yang entah Pada suasana yang tidak bisa kita tebak Seminggu selepas purnama Aku dilema, tanpa kata, tanpa kabar Tanpa perpisahan Karena memang tidak ada perjumpaan Seminggu selepas purnama Seseorang di sana merindukanku, lebih dari biasa Palu, ...

Tanpa Suara

Hukuman paling telak adalah diam Jiwa terasa tercerabut Semangat melayang entah ke mana Jika kau masih diam Maka kelak kau akan menjumpainya Diam selamanya Karena dia telah mati bersama kata-kata terakhirmu

Belajar dari Palayanan Kesehatan Makassar, Menebar Inspirasi dan Manfaat Bersama Astra

Bagi kami sekeluarga berobat ke dokter dan dirawat inap di rumah sakit adalah pilihan terakhir. Ibu saya pernah mengalami trauma pasca kematian adik saya. Usianya baru tiga bulan saat itu, Amal, nama almarhum demam   tinggi dan sangat rewel, situasi   yang tidak biasa karena biasanya Almarhum adalah bayi yang tidak rewel. Saat itu, Ibu akhirnya memutuskan untuk membawa adik saya ke rumah sakit, setelah dirawat inap tiga hari. Amal meninggal. Saya lupa apa penyebab kematiannya, usia saya saat itu masih tiga tahun, tapi konon saat itu adik saya mengalami mal praktek. Selepas kejadian tersebut, Ibu akhirnya sangat trauma. Bahkan saat saya sakit tipes, hampir satu bulan lamanya saya bedrest di rumah, ibu tidak ingin saya dirawat di rumah sakit.  Mungkin kasus tentang adik saya tersebut hanya satu di antara ratusan kasus yang terjadi, sebagian diketahui oleh publik sebagian lagi hanya menjadi cerita yang tidak tersampaikan. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu fa...