Follower

RSS

Aku dan perasaan bahagia
Kamu menentukan semuanya
Seperti bermain ayunan
Kadang di atas  kadang di bawah
Semua tergantung bagaimana kita melalui segalanya

Dengan perasaan bahagia
Bahagia itu tentang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kasih Datanglah

Kasih, ada saatnya aku hanya ingin melarungkan resah padamu saja
Kasih, mengapa mereka selalu saja membuat perkara padaku
Perkara yang tak kutahu di mana salahku

Kasihku, aku bukan malaikat
Yang bisa terus diam
Yang hanya bisa sabar

Kasihku, cepatlah rengkuh aku dalam pelukanmu
Jangan tinggalkan aku dengannya lagi, yang mencabut ceria dalam hariku

Kasihku, cepatlah datang
Rengkuh aku dalam dadamu yang bidang
Karena dadaku sudah penuh sesak
Air mataku sudah tak bisa terbendung lagi...

Kasihku... Aku ingin pergi menjauh rasanya... Jika tak ada kau disisiku

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Para Cecunguk yang Mengubah Dunia

Mer, membaca tulisanmu hari ini, membuat aku lagi-lagi tak bisa menahan haru.

Air mataku bercucuran serupa hujan yang tak reda-reda. Bagaimana dirimu bisa memikirkan hal yang sama? 

Padahal kita tak pernah membicarakan hal ini sebelumnya. Tidak di telpon, wa ataupun fb.

Asal aku tahu, setelah membeli buku dan membaca buku Pemimpin Cinta dan Sekolah Cinta, aku selalu dipenuhi rasa haru yang begitu indah. Rasa haru itu bagai pelangi yang terdiri dari berbagai warna perasaan yang hadir, semangat, cinta, rindu, iman, islam, kehangatan, teladan dan banyak hal lagi yang rasanya tidak bisa terdeskripsi lewat tulisan.

Dalam satu bab buku Pemimpin Cinta, Ayahanda Edi bercerita, tentang kepekaan beliau terhadap staf dan guru perempuan di Athirah. Beliau menghitung dengan detail jumlah perempuan yang sedang mengandung, baru saja menikah dan akan menikah. Lalu kemudian merasa sangat bersalah karena pekerjaan di Athirah berpotensi memisahkan seorang ibu dan anaknya. Para perempuan harus bekerja di luar, mengajar anak orang lain sementara mereka harus mengorbankan perasaan dan kewajiban meninggalkan bayi mereka yang harusnya. Sungguh saya terhenyak. Beberapa kali saya berhenti, menyeka air mata, betapa hati beliau sangat peka. Baru saja saya berfikir tentang bagaimana teknis nanti saat mengurus anak saya, saya akan membawanya ke manapun saya berada Termasuk saat mengajar. Baru saja saya berpikir tentang kekejaman dunia kerja yang memisahkan ibu dan anaknya. Tapi, jauh lebih dahulu, Ayahanda Edi telah menghadirkan sebuah solusi, seperti oase di padang pasir. Beliau mendirikan penitipan anak di Athirah dengan konsep yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Kepekaan hatinya membuat beliau menjadi cerdas dan dapat mengambil keputusan-keputusan brian. Ah, saya benar-benar kagum, beliau adalah sosok inspiratif, Pemimpin Cinta yang sesungguhnya.

Tidak hanya di bab itu, di bab-bab lain, perjuangannya dalam literasi, bagaimana caranya memotivasi siswa tertanan dalam semoga bahkan di alam bawah sadar saya, sehingga bisa belajar dari beliau.
Setelah menuntaskan buku Pemimpin Cinta, karena harus mengurusi banyak hal, saya akhirnya memulai membaca sekolah cinta saat perjalanan pulang ke Bone. Di pesawat Palu-Makassar, lembaran-demi lembaran buku itu mengingatkan saya tentang perjuangan kita di Bone. Saya mengingat betapa Allah maha baik mempertemukan kita dengan orang-orang hebat. Buku sekolah cinta menceritakan sosok-sosok hebat, Kak Gegge, senior yang begitu bersahajah, selalu memiliki waktu untuk kita, selalu memberikan semangat tanpa peduli betapa mudahnya kami berputus asa dan berhenti menulis. 

Buku sekolah cinta mungkin mengingatkan semuanya, tentang perjalanan perjuangan, perjalanan cinta, di tempat kelahiran kita, Kota Watampone, tempat kita dibesarkan, sekaligus dikucilkan. Buku ini memang mengadirkan perasaan emosional yang begitu kuat Betapa perjumpaan dengan Ayahanda Edi adalah pertemuan yang menghadirkan cinta. Hati beliau sangat luas, menebar cinta pada setiap orang yang beliau temui. Termasuk kita. Allah lah yang merencanakan semuanya. Saya begitu beruntung pernah berbicara dalam satu forum sebagai pemateri dengan beliau. Saat itu saya adalah cecunguk yang baru saja menjadi dosen muda, yang kebetulan diundang menggantikan Pak Ketua STKIP sebagai pembicara. Pertemuan tersebut menjadi cikal-bakal kedekatan FLP Bone dengan Ayahanda Edi. 

Yah, membaca Sekolah Cinta membuat saya bernostalgia, cara bercerita Ayahanda Edi membuat sosok Kepala Sekolah Athiran Bone saat itu Zuhri Wail, begitu nyata membuat saya serasa mengenal dan begitu dekat dengan beliau, walaupun belum pernah bertemu. Kebaikan-kebaikan Ayahanda Edi berkelebatan, menghadirkan doa untuk beliau di atas ketinggain 2000 kaki, hati saya bergetar. Berdoa agar mampu belajar banyak juga bersyukur bisa bertemu dengan beliau, merapal doa agar beliau dan keluarga selalu sehat dan menebar inspirasi. 

Di saat tidak ada yang melirik kami, tidak ada yang paham tentang FLP beliau menyambut kami seperti kami adalah eksekutif muda yang menawarkan proyek ratusan juta. Namun nyatanya kami tidak membawa apa-apa selain semangat dan harapan tentang dunia Islam dan literasi yang lebih baik. Dengan semangat itu, kenyata Beliau selalu antusias dan menyambut setiap kegiatan -kegiatan literasi FLP Bone. Beliau menghadirkan puluhan siswa athirah yang antusias, menghidupkan acara kami, bahkan menjadi pembicara yang mengisi hati kami dengan cahaya yang sinarnya memancar dari mata dan senyum kami, tanpa mau dibayar sepeserpun. Hal ini membuat kami optimis, bahwa masih banyak Pemimpin Cinta, juga Sekolah Cinta di negeri ini.

Kita hanya para cecunguk yang mencuri perhatian untuk mengubah dunia ini, walaupun dengan perubahan yang begitu sempit, tapi yakin kita akan bisa mengubah dunia dengan keikhlasan kita. Semoga Allah selalu mempertemukan kita dengan orang-orang baik dan orang-orang jahat yang akan berubah dengan baik dengan pertemuan kita dengannya. 
Semoga Allah menghimpun kami disyurganya kelak. Aamiin...



­ŁĘż­ŁĘż

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Desain Peradaban dan Indikator Kekayaan



Hei Dear, bagaimana kabarmu?
Apakah kau sudah kaya? Akh, kau juga membuatku ngakak.
Tapi mari aku memulai balasan tulisanmu dengan membahas kekayaan, yang tentu saja tidak ada lagi hubungannya dengan Agustus.
Kaya untukku, eh bukan untuk kita. Yah, tentang indikator kaya ini, aku yakin kita memiliki persepsi yang sama.
Apakah aku kaya?
Aku merasa kaya Mer, tentu dengan indikator-indikator berbeda, bukan dengan ukuran seberapa banyak materi yang kita punya.
Sudah berapa mobil yang kita miliki, berapa jumlah deposito yang kita miliki, sudah berapa banyak bonus bulanan yang kita dapatkan.
Bukan, menurutku kekayaan adalah kebebasan kita untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Kebebasan untuk mengembangkan karir, membangun desain peradaban yang pernah aku katakan padamu.
Jujur saja, aku sudah terlalu jengah untuk mengurusi tetek bengek politik di negeri ini. Membicarakan dunia politik di alam demokrasi membuatku seakan ingin muntah, lalu terbaring tidak berdaya. Tapi tentunya tidak juga membuatku apatis. Tenang saja, aku memilih caraku sendiri.
Kita tentunya memiliki cara berbeda untuk melawan tirani bukan?
Dan aku memilih jalan Pendidikan, begitupun denganmu.
Aku memilih untuk membantu pemerintah, menjadi mitra bagi mereka. Karena aku yakin, banyak orang di pemerintahan yang masih memiliki niat yang ikhlas untuk benar-benar bekerja untuk masyarakat.
Harapan itu selalu ada.
Aku kini memilih tidak hanya memilih untuk menguktuk demokrasi. Tapi tetap memanfaatkan beberapa kebebasan atas Islam yang masih bisa kita laksanakan.
Mer, saatnya kita memperkenalkan islam, pendidikan kareakter yang digaung-gaungkan di negeri ini mestinya diisi dengan karakter Islam.
Sejatinya kita sedang berlomba dengan ideologi pemahaman serta pemikiran-pemikiran sekuluer, kapitalis, dan komunis yang seakan telah bermetamorfosis menjadi sesuau yang baru dan begitu indah.
Benar, bukan waktunya lagi kita saling mengungkit perbedaan pandangan, waktunya untuk bersatu, berdiskusi lebih dalam cara-cara kekinian untuk merangkul para melenial yang benar-benar harus di-treatment dengan cara milenial pula. Tentu saja dengan cara-cara kekinian yang santun, namun tetap berkelas juga tegas Tanpa harus berurusan dengan polisi cyber. Karena memang, sejatinya muslim menyebarkan Islam yang penuh kedamaian baik dalam dunia nyata maupun di dunia maya.

Ah, aku masih harus belajar dari kisah dan keyakinan para Nabi dan syuhada tentang kesuksesan yang sesungguhnya, tentang mendapatkan kekayaan hakiki. Mari menjadi kaya Mer.

Di tulisan selanjutnya, aku harap kau mau bercerita tentang hal pribadi yang agak emosional secara personal. Hahaha, bukankah kita wanita.

Bone, 24 Maret 2018

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tanpa Suara

Hukuman paling telak adalah diam
Jiwa terasa tercerabut
Semangat melayang entah ke mana

Jika kau masih diam
Maka kelak kau akan menjumpainya
Diam selamanya
Karena dia telah mati bersama kata-kata terakhirmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Seni Memafkan

Kenapa tidak memberi maaf?
Bukankah memberi maaf adalah membuka hati
Membuka hati dan menerima kelalaian-kelalaian
Bahkan kesalahan dan kehilafan orang lain




Bahwa kesalahan orang lain yang hadir padamu, juga merupakan kelalaianmu sendiri
Jauh dari itu kesalahan orang lain padamu adalah sebuah ujian. Sejauh mana kau bisa bertahan.
Kau mampu memaafkan apapun, karena dengan memafkan orang lain sesungguhnya kau memaafkan dirimu sendiri, menerima kesalahanmu sendiri. 

Sungguh tak elok menimpakan semua kesalahan pada orang lain, tanpa berkaca pada diri. 
Kau, yakinkah memiliki hati seluas samudra yang dapat menampung maaf yang lebih besar.

Memberi maaf, tidak hanya dengan melepaskan. 
Selanjutnya, maaf harus kita kawal agar kita tidak jatuh pada kesalahan-kesalahan selanjutnya. 
Dan kita tak perlu lagi menerima kesalahan-kesalahan yang sama, membiarkan orang lain melakukan kesalahan yang itu-itu saja.



Yah, sesunggunya langkah awal dari memafkan adalah pengakuan, pengakuan tentang sebab akibat, pengakuan bahwa kesalahan orang lain adalah imbas dari perbuatan lalai yang kita lakukan. Dan mencari asal muasalnya adalah kesalahan yang lebih parah. Persis mencari tahu perkara telur dan anak ayam yang tercipta pertama kali. Jadi, mari mengakui kesalahan, juga kelalaian yang tentunya mengakibatkan orang lain membuat kesalahan pada diri kita.

Langkah selanjutnya adalah memaafkan, memberi kesempatan, menerima segalanya dengan lapang dada Menerima kerugian, rasa sakit, bahkan penghinaan dari segala penyebab rasa sakit yang kita terima Setelah memaafkan, mungkin sakit yang tertinggal tidak akan lenyap seketika. Namun yakinlah, dia akan sembuh seiring waktu. Jangan lupa memaafkan diri sendiri. Karena memafkan orang lain dan menimpakan kesalahan pada diri sendiri hanya akan memperparah luka. Dia seperti kangker yang akan menggerogoti hati. Yah, mengakui kesalahan pada diri atas kelalaian orang lain, bukan berarti menyalahkan diri.

Tahap terakhir adalah mengawal kata maaf. Semangatilah diri kita agar tidak lagi terjebak pada kesalahan yang sama. Namun, kita harus selalu sadar bahwa kesalahan dan memaafkan adalah sebuah proses. Dan sebagai manusia dan juga berhadapan dengan manusia maka membuat kesalahan dan memafkan adalah keniscayaan. Jadi terimalah dan bangkitlah kembali. Seberapa banyaknya kau ataupun orang-orang disekelilingmu jatuh Maka kau harus tetap bangkit, untuk memaafkan.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Belajar dari Palayanan Kesehatan Makassar, Menebar Inspirasi dan Manfaat Bersama Astra



Bagi kami sekeluarga berobat ke dokter dan dirawat inap di rumah sakit adalah pilihan terakhir. Ibu saya pernah mengalami trauma pasca kematian adik saya. Usianya baru tiga bulan saat itu, Amal, nama almarhum demam  tinggi dan sangat rewel, situasi  yang tidak biasa karena biasanya Almarhum adalah bayi yang tidak rewel. Saat itu, Ibu akhirnya memutuskan untuk membawa adik saya ke rumah sakit, setelah dirawat inap tiga hari. Amal meninggal. Saya lupa apa penyebab kematiannya, usia saya saat itu masih tiga tahun, tapi konon saat itu adik saya mengalami mal praktek. Selepas kejadian tersebut, Ibu akhirnya sangat trauma. Bahkan saat saya sakit tipes, hampir satu bulan lamanya saya bedrest di rumah, ibu tidak ingin saya dirawat di rumah sakit. 

Mungkin kasus tentang adik saya tersebut hanya satu di antara ratusan kasus yang terjadi, sebagian diketahui oleh publik sebagian lagi hanya menjadi cerita yang tidak tersampaikan. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu faktor penyebab yang membuat kepercayaan terhadap pelayanan rumah sakit menjadi rendah. Hal ini harusnya menjadi catatan utama bagi setiap rumah sakit. Namun demikian karena rumah sakit merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Rumah sakit akan selalu ramai.

Pelayanan kesehatan adalah hal yang sangat penting, karena merupakan kebutuhan utama dan merupakan salah satu faktor penentu kualitas sumber daya manusia oleh karenanya pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal yang wajib diupayakan sebaik dan semaksimal mungkin. 

Sebuah kota yang unggul harus mampu melayani masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Dalam bidang kesehatan, Makassar sebagai salah satu kota besar di Indonesia patut menjadi teladan dalam hal pelayanan kesehatan. Dilansir dari republika.com Jumat (3/11/17) pada bulan Julil lalu, Makassar berhasil mendapatkan penghargaan nasional sebagai kota dengan pelayanan kesehatan terbaik. Penghargaan ini  merupakan kerja keras dari Dinas Kesehatan Makassar yang berhasil meraih penghargaan WOW Service Excellence Award 2017.

Pelayanan kesehatan dari hati dengan “Home Care Dottorotta”
Salah satu program unggulan kota Makassar yaitu Home Care Dottorotta’ yang merupakan layanan kesehatan 24 jam yang melayani langsung ke rumah pasien. Program kesehatan ini benar-benar memprioritaskan masyarakat semua golongan secara gratis tanpa perlu memiliki kartu jaminan apapun. Adanya home care-Dottorotta ini adalah suatu upaya serius pemerintah Makassar terhadap kebutuhan utama masyarakat. Program ini tercetus dari research bahwa kesulitan paling mendasar masyarakat yaitu kesehatan. Bayangkan betapa terbantunya masyarakat yang sakit dengan adanya program ini terutama bagi warga miskin yang sulit mengakses layanan kesehatan. Jika biasanya di rumah sakit, mereka harus mengantri dan melewati prosedur yang panjang sebelum penanganan, kini dengan program Home Care Dottorotta mereka langsung mendapatkan layanan medis dengan mudah dan gratis.


sumber http://www.linksatu.com


Masyarakat yang membutuhkan cukup menelpon Call Center Home Care Puskesmas terdekat dari rumahnya, dan dengan segera tim medis akan datang sesuai dengan kebutuhan medis masyarakat. Layanan kesehatan ini juga terintegrasi dengan teknologi telemedicine, yang terhubung langsung dengan dokter spesialis walaupun bahkan berada di luar negeri sehingga diagnosa tetap dapat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan EKG untuk penderita jantung dan USG untuk kehamilan dan penyakit dalam (makassar.antaranews.com, 3/11/17)

sumber: https://tirto.id

Adanya layanan Dottorotta tentunya sangat membantu warga, "Sebagai warga biasa, kita sangat terbantu dengan perbaikan-perbaikan layanan kesehatan di kota Makassar, kesigapan, keramahtamahan, dan kelengkapan peralatan mediknya sangat memuaskan," ujar ibu Nanik pada news.detik.com pada Senin, 30 mei 2016.

Namun demikian, walaupun pemerintah telah berupaya melakukan inovasi dan menyiapkan fasilitas kesehatan, masyarakat harus tetap menjaga kesehatannya, karena mencegah jauh lebih baik dari mengobati. Oleh karenanya, pemerintah Makassar juga telah menjalankan program-program unggulan demi tercapainya konsep Smart City di Makassar yaitu:

Makassar Tidak Rantasa, Menjaga Kesehatan dengan Pendekatan Filosofi Budaya
Makassar Tidak Rantasa (MTR) merupakan Program pemerintah untuk menangani masalah kebersihan kota yang terinspirasi dari budaya “Siri na Pacce” yang menjadi pandangan hidup masyarakat bugis Makassar. Dengan pendekatan ini, diharapkan memunculkan siri (malu) dan menggerakkan hati masyarakat Makassar untuk menghadrikan konsep Smart City yang nyaman dan tidak “rantasa” .

sumber: https://twitter.com/ilovemks_city/media
    
 
Berbagai formulasi telah diterapkan untuk menyukseskan program ini mulai dari menggelar kegiatan Jumat bersih, kerja bakti bersama SKPD, mengeruk kanal dan lain-lain.Sejumlah program yang dibungkus dengan pendekatan filosopi slogan yang mudah diingat sehingga diharapkan mampu diimplementasikan  seperti LISA (Lihat Sampah Ambil), Mabasa (Makassar Bebas Sampah) dan Mabello (Makassar Bersihkan Lorong-Lorongta) serta program bersih kanal.
 
Pengangkut Sampah Tangkasaki dengan Aplikasi Tangkasa Arlington yang Canggih
Selain itu bentuk keseriusan pemerintah mewujudkan program MTR yaitu dengan memberikan bantuan berupa tiga armada pengangkut sampah bernama “Tangkasaki” kepada setiap kabupaten.

sumber: http://makassartoday.com

Edukasi Kebersihan melalui pendekatan Budaya sumber: https://www.tangkasarong.com/


Dilansir dari http://rakyatsulsel.com, Jumat, 3 November 2011, untuk mendukung program ini pemerintah bahkan telah meluncurkan aplikasi  "Tangkasa Arlington" yang dapat melacak keberadaan boks Tangkasaki melalui GPS . Di Makassar, pengangkutan sampah tak hanya dilakukan oleh truk, tapi mobil boks Tangkasaki, namun untuk merespon percepatan keluhan masyarakat tentu diterapkan aplikasi online yang bisa di pantai dan dilaporkan kapan dan dimana saja,

"Aplikasi terbaru ini, tujuannya membantu Pemkot dalam protes perkembangan jalanya pengelolaan bank sampah. Contoh di balaikota ada giat sampah bisa di dilaporkan data rel Time setiap detik bisa dilaporkan," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskomfo Makassar, Ismail Hajiali, Jumat (23/12) pada rakyatsulsel.com.
Selain itu, salah satu program unggulan program MTR ini adalah Bank Sampah Unit di setiap kelurahan untuk mengurangi jumlah volume sampah dan mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Masyarakat Makassar berbondong-bondong menukar sampah mereka dengan beras. Program ini tentu sangat menginspirasi karena selain menciptakan kebersihan yang berdampak pada estetika kota dan menciptakan lingkungan sehat dan bersih juga sangat membantu ekonomi warga.

Kedepannya semoga rumah sakit tidak lagi menjadi pilihan terakhir masyarakat karena pelayanannya yang buruk, namun menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh edukasi kesehatan untuk terus hidup sehat sehingga dapat bekerja untuk negeri.

Astra, Berbagi Manfaat, Menebar Inspirasi untuk Negeri 


Astra sesuai visinya yaitu sejahra bersama bangsa, benar-benar telah menebar inspirasi dengan berbagai program-programnya. Hal tersebut dapat terlihat dengan jelas pada laporan tahunan yang konsisten dibuat oleh Astra sebagai sebagai bukti kerja nyata dan kontribusi yang telah dilakukan Astra baik dalam kebijakan, komitmen, dan pelaksanaan program-program di bidang tata kelola, ekonomi serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Dalam bidang kesehatan  Astra telah menjalankan banyak program untuk memberntuk masyarakat sehat. Dilansir dari www.astra.co.id dalam pilar Kesehatan, CSR Astra fokus dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mempercepat perbaikan gizi masyarakat. Hingga saat ini, Astra telah memberikan pengobatan gratis kepada 125.818 pasien, membina 1.577 posyandu dan menyumbangkan 216.263 kantong darah.

Kampung Berseri Astra (KBA) juga diluncurkan sebagai wujud inisiatif untuk mewujudkan kampung dengan lingkungan yang bersih dan hijau serta masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif juga mewakili implementasi dari 4 pilar CSR Astra. Saat ini, Astra memiliki 49 KBA yang tersebar di 17 provinsi di seluruh Indonesia. Salah satunya yaitu di Makassar, di kecamatan Rappocini.

sumber: http://kec-rappocini.id/


Program GenerAKSI Sehat Indonesia juga dikampanyekan oleh Astra sejak tahun 2014 sebagai bagian dari kontribusi sosial Astra di bidang kesehatan. Melalui kampanye yang memanfaatkan media sosial ini, Astra mendorong masyarakat Indonesia untuk berkomitmen hidup sehat sebagai generasi penerus bangsa. Sebanyak 15.654 kacamata telah disumbangkan oleh GenerAKSI Sehat Indonesia bagi anak-anak Indonesia khususnya di wilayah 3T.

Tidak hanya dalam sektor kesehatan, namun tiga pilar lainnya yakni pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan Astra terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat .  Melalui program Satu Indonesia, semangat Asra terpadu memberikan penghargaan pada lima generasi muda terpilih yang telah berjuang tanpa kenal lelah, memberi manfaat untuk kemajuan negeri. Melalui program satu-indonesia, Asra juga konsisten mengadakan berbagai kompetisi tiap tahunnya untuk memantik semangat dan kreatifitas generasi muda dalam berkompetensi dan menuangkan idenya untuk membangun bangsa dari sabang hingga marauke sebagai bagian dari Inspirasi 60 Tahun Astra. 

 Satu Indonesia Award, Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=bpcBQPxWUXs



Inspirasi 60 Tahun Astra, Menjadi inspirasi dan Warisan Membanggakan bagi Bangsa

Pada tahun 2017 ini Astra genap berusia 60 tahun. Karya Astra selalu di hati, Saya mengetahui pertama kali tentang Astra saat mengikuti lomba cerita unik Astra pada januari 2010, dan menjadi pemenang ke tiga tingkat wilayah. Astra memberikan apresiasi berupa hadiah dana yang cukup besar sehingga membantu meringankan biaya kuliah saya saat itu. Setelah mengikuti lomba tersebut, melalui satu-indonesia.com saya mengenal Astra lebih dekat.

Masyarakat Indonesia memiliki kenangan tersendiri yang tidak mudah dilupakan dengan produk Astra, Saya mengingat motor Honda merah ayah yang setia mengantar jemput saya ke sekolah, bahkan walaupun telah dipakai hampir puluhan tahun, mesin motor tersebut masih terjaga. Bahkan Ia berjasa saat terpaksa dijual untuk membiayai studi kakak saya saat itu, mungkin sekitar dua puluh tahun  lalu. 

Motor Kenangan https://www.widodogroho.com

Bagi saya, dan  masyarakat yang merasakan kontribusi Astra, Astra adalah sumber manfaat dan inspirasi. Diusianya yang ke 60, semoga kehadiran Astra terus akan terus dirindukan dan senantiasa membersamai negeri, menghadirkan produk dan jasa berkualitas untuk menjawab kebutuhan masyarakat, serta senantiasa bersinergi dengan semua pihak dalam menebar manfaat berkelanjutan, terus menginspirasi  dan mejadi warisan membanggakan bagi bangsa Indonesia .





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Agustus Al-Fatih

Assalamualaikum Agustus...
Bagaimana kabarmu,
Apakah kau sekarang telah menjadi orang kaya?
Hehe
Pertanyaan yang lucu untuk memulai sapa bukan?

Juga sangat aneh untuk menyapa teman lama yang sudah sangat lama tak berkabar,
6 Januari 2012, tanggal itu yang tertera pada buku yang kau beri untukku
Jadi kurang lebihlah 5 tahun
Tapi tunggu, saat menikah, aku sempat menghubungimu
Tapi saat kau menikah kau tidak menghubungiku

Tapi sudahlah,
Semalam aku bermimpi tentangmu,
Kau mengirimkanku sebuah paket buku yang sangat besar,
Besarnya kira-kira seperti buku Muhammad Sang Penggenggam Hujan yang pernah kau pinjam dariku
Sampulnya Pink, hard cover, full colour, buku tentang wanita paling beruntung, Ibunda Khadijah RA
Dan lucunya seperti biasa, suamiku yang selalu membawakan paket untukku.
Paket untukku pasti dikirim ke tempat kerjanya agar lebih mudah ditemukan.
Oh yah, saya menduga-duga kisaran harganya pasti mahal...
Mungkin itu pertanda, kau sudah kaya...
Hehe
Lucunya, seperti biasa, aku mendapatkan suratmu di sana
Aku membukanya dengan bahagia, suamiku sempat melirik dengan tatapan curiga dan penuh tanya
Tapi aku tak peduli
Akh, karena hanya mimpi, aku hanya ingat beberapa kata dalam suratnya, sebagian hanya kutebak...
Pelangi, apa kabar
Maaf tak pernah memberimu kabar
(Isi selanjutnya sudah lupa)
Aku hanya bisa mengingat baris terakhirnya
Buku ini tidak bermaksud apapun
Hanya sebuah penyambung silarurahmi
Kamu bisa menolaknya,
Mungkin menghadiahi seseorang dengan buku itu.

Agustus...
Aku tersenyum dalam hati, aku menjawabnya, tentu saja aku menerima hadiahnya dengan senang hati.

Aku juga menebak, mungkin ini pertanda bahwa kau mendapatkan istri yang lembut juga sangat pengertian
Seorang istri yang selalu berpikir positif dan mempercayakan suaminya pada Allah
Tidak peduli tentang maraknya isu pelakor, hehe
Karena istrimu yang membantu mengirimkan paketnya untukku katamu

Apakah kau sudah memiliki anak?
Biar aku tebak, kau sudah memiliki seorang putri kecil?
Benarkah?

Oh yah, tentang kabarku.
Aku sungguh bahagia
Aku mendapatkan seorang suami yang manis
Aku mencintainya. Dan tentunya dia sangat mencintaiku.
Apa yang bisa melebihi kebahagiaan Karena Cinta? Manis bukan?

Aku bedoa, semoga kau dan Istri dan anak-anakmu akan selalu bahagia,
Tidak peduli kau sudah kaya, Karena harta hanyalah titipan
Aku hanya berharap bahwa kau tetap berjalan menuju cahaya-Nya
Dimanapun kau berada

Melebihi diskusi tentang-Nya
Yang pernah mengisi hari kita

Aku tidak yakin, kau masih mengikuti blogku
Tapi jika satu hari kau membacanya,
Dan kau benar-benar sudah kaya,
Saya akan senang hati jika menerima Paket Buku juga surat berisi kabar darimu. Deh, ngarep in namanya yah... :D
Kau bisa mengirimnya ke alamat Asramart.

Aku juga ingin bertanya
Apa namamu Agustus Al-Fatih?
Karena nama Al-Fatih yang tertera di sana
Oh yah semoga kau menempuh jalan yang sama seperti Sultan Al-Fatih...


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perihal Fosil Dinosaurus yang Tersangkut Ditenggorokanmu

Tentang kenangan yang kau ingatkan kembali padaku
Persis seperti bocah ingusan yang menuduh temannya mencuri mainannya sembarangan
Aku bisa menulis tentang langit semauku
Walaupun aku mencintai laut
Dan kau tak usah mengira bahwa yang kumaksud adalah langitmu
Karena aku menggambarkan langit yang sesungguhnya
Kau terlalu naif, seperti banteng yang konon menanduk apa saja yang berwarna merah
Aku bisa menulis tentang langit sebanyak yang aku mau
Kau tak perlu khawatir karena makna langit yang dulu tak lagi memiliki bekas
Seperti keberadaan dinosaurus yang sudah punah
Dan kau menemukan fosil yang membuatmu sakit hati,
Fosil itu seperti kenangan, namun kau menciumnya lebih menyedihkan dari bangkai
Menghantuimu sepanjang pagi hingga malam
Membuatmu berteriak dengan suara yang sangat mengerikan
Aku dan laut telah menyatu
Seperti bayangkan pelangi yang jatuh dipelukannya tanpa ombak
Karena dia mampu mengendarainya kemanapun dia mau
Kau, rawatlah langitmu,
Jangan menjadi awan hitam yang hanya melemparkan petir keseluruh penjuru, membabi buta
Jadilah awan yang setia, agar langitmu menjadi tenang
Karena aku tak bisa berhenti menulis tentang langit, hanya karena tuduhanmu yang mengada-ada
Tentang kenangan yang kau ingatkan padaku
Berhentilah berimajinasi
Tidak semua cerita yang kau dengar semanis dan seindah tulisanku
Ciptakan kenangan yang indah dengannya
Melebihi tulisan-tulisanku
Agar ia hanya bernafas untuk namamu
Aku kasihan juga resah, jadi memberimu sapu tangan
Agar kau mampu menyeka igusmu yang keluar tanpa air mata
Agar tidak mengotori orang lain
Bahkan langitmu sendiri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kepada Pemilik Abadi Seluruh Puisiku

Aku tak perlu menulis puisi setiap hari untukmu, Sayang
Karena ribuan puisipun tidak akan bisa menggambarkan bahkan separuh dari hatiku untukmu
Aku tidak perlu menceritakan apa-apa
Karena aku jatuh cinta setiap kali melihatmu, lagi dan seterusnya
Juga tak penting untuk memotret setiap apa yang kita lewati
Karena setiap momen terlalu indah untuk hanya diabadikan lewat gambar
Kamulah kini Sayangku, pemilik abadi seluruh Puisi yang dulu berserakan dan tak bertuan

Aku tahu kau tak butuh memamerkan kata-kata mesra untukku
Karena keinginanku akan menjelma lewat lakumu, mungkin belum semua
Tapi aku Yakin kau selalu berusaha Sayangku.
Kau juga tak suka memamerkan gambar yang kadang menipu
Karena setiap waktu denganku adalah bahagia yang tanpa rekayasa

Kadang kita bertengkar Sayang, tidak saling memahami, bahkan mungkin berburuk sangka,
Karena kita bukan malaikat, sama seperti jutaan pasangan lainnya.

Lalu kembali tersadar bahwa Allah lah yang telah menyatukan kita
Juga siuman, bahwa kita masing-masing adalah pasangan paling cocok di antara seribu pilihan.

Aku mencium aroma tubuhku, juga namaku di setiap tetes peluhmu setelah bekerja seharian, Sayangku.
Aku merasakan pergolakan pikiran yang berdesakan di kepalamu untuk setiap butir nasi untukku

Disetiap solat, sujud dan doa telah kuubah Kata "Ku" menjadi "Kita" Sayangku, kau dan aku
"Ya Allah tunjukkanlah kami jalan yang lurus"
"Ya Allah, tetapkanlah hati kami atas agama-Mu Dan ketaatan pada-Mu"
Satukanlah kami di dunia Ya, Allah hingga di Syurgamu"
Doa itu kupanjatkan sambil membayangkan kita berpegangan tangan menuju syurga-Nya, berhias jubah yang dihadiahi oleh anak-anak kita.

Sayangku, kau telah dipercayakan Allah untuk menjagaku, dan aku diamanahkan Allah untuk mendampingiku.

Maka mari saling mengingatkan, tentang janji pernikahan yang disaksikan penduduk langit dan bumi, di mana Allah menjadi saksi.

Karena kita berada di akhir zaman yang disabdakan oleh Rasulullah

Maka genggamlah tangaku erat-erat, tuntunlah langkahku menuju syurga-Nya, Sayangku

Buol, 3 Oktober
Sepenuh Cinta, Istrimu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Online Community as a New Islamic Movement of Youth in Modern Era


Nowadays, social media is being the part of youth live. It was big challenges for young generation. Many youth could use this opportunity positively by online community to spread Islamic Ideas and knowledge. Among the group, Ngaji Cara Asyik (NCA) and HCB are the group community that using WhatsApp to communicate and engage with their community members. They create attractive and creative activities both in group or member meeting to teach Al-Quran and  Islamic Ideas.

NCA
NCA is a group to learn the holy Al-Quran. The member will send their voice record when reciting 3 ayat in Al-Quran, then it will be corrected by the Mentor via WA. The members came from many regions in Indonesia.





Group Activity

Now, NCA activities not only in WA, but also help people actively @ remote area, in last Ramadhan NCA also held interesting activity called Ramadhan Ceria to teach children about Islam.


Nca Acivity: Ramadan Ceria



Hijab Syar'i Buol (HSB)

HSB is a local group of yout community in Buol, a city of Center Sulawesi namely Hijab Syar'i Buol. This youth community is moved in WA group also to teach Islam. All the activities like ta'lim, human activity and many others is announced via WA group. Every week they will meet to attend Islamic speech and discuss about Islam or their group activities. Now, the group activities not limited to ta'lim, but in large scale they hold seminar, workshop even fundraising to humanities activities.




Fundraising for Rohingnya 

Hopefully the growth of Online Community like NCA and HSB as a new Islamic movement in this modern Era could bring positive impact to Islamic Education.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS